HomeNasional

Fenomena Aneh Paska Banjir, Gelembung Gas Keluar Dari Tanah Hebohkan Warga Nagan Raya

Fenomena Aneh Paska Banjir, Gelembung Gas Keluar Dari Tanah Hebohkan Warga Nagan RayaGaris polisi di tempat keluar gelembung gas

Aksi Nyata Kemanusiaan, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan ke Desa Terisolir di Aceh Tamiang
PT Socfindo Kebun Seumanyam Salurkan CSR dan Latih Warga Membuat Tempe Higienis
Badan Rukyatul Hilal Nagan Raya Aceh Tetapkan Kamis 1 Ramadhan 1447 Hijriah
Spread the love

 

Nagan Raya , Vokalaceh.co – Warga Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dibuat heboh dengan munculnya gelembung-gelembung gas dari dalam tanah. Fenomena tak biasa ini terjadi di area yang sebelumnya terendam banjir.

Menurut keterangan Kepala Desa Gunong Cut, Samsul Rizal, gelembung gas tersebut pertama kali ditemukan warga saat kondisi tanah mulai mengering. Kemunculan gelembung gas disertai suara desisan kecil dari permukaan tanah.

Fenomena ini pun menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga merekam kejadian tersebut dan membagikannya ke media sosial hingga menjadi perbincangan luas.

“Ada lebih dari 10 titik gelembung gas yang muncul saat pertama kali diketahui warga. Saat itu, warga sempat membakarnya untuk memastikan apakah benar itu gas atau bukan,” kata Kepala Desa Gunong Cut Samsul Rizal.

Ia mengaku hingga kini belum diketahui secara pasti apakah gas yang keluar dari tanah tersebut berbahaya atau tidak. Menyikapi hal tersebut, pihak desa langsung melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang.

“Kami sudah melaporkan ke kepolisian dan berharap segera ada tindak lanjut, termasuk pemeriksaan untuk memastikan apakah gas ini berbahaya atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Darul Makmur IPTU Ade Haidir membenarkan adanya laporan terkait kemunculan gelembung gas tersebut.

“Setelah menerima laporan dari aparat desa, kami langsung melakukan pengecekan awal di lokasi dan memang ditemukan adanya gelembung gas,” jelas IPTU Ade Haidir.

Pihak kepolisian juga telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat, sembari menunggu pemeriksaan lanjutan dari instansi terkait.

“Saat ini kami masih menunggu hasil kajian lebih mendalam dari pihak berwenang untuk memastikan jenis gas dan potensi risikonya,” pungkasnya.

Diketahui, pemerintah daerah juga telah meninjau langsung lokasi kejadian serta terus memantau perkembangan dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat.(*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0