HomeUncategorized

Hari Mangrove Sedunia, Pemkab dan PLB Satukan Langkah Jaga Pesisir Aceh Singkil

Hari Mangrove Sedunia, Pemkab dan PLB Satukan Langkah Jaga Pesisir Aceh Singkil

Awal 2026, Bupati Aceh Singkil Tekankan Disiplin dan Kinerja ASN
Terima Dana Presiden Rp1,7 Miliar, LMND Minta Data Dibuka
Gerakan Langit Biru Warnai HUT ke-25 Demokrat di Aceh Singkil
Spread the love

Aceh Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan Perusahaan Lembah Bhakti (PLB) Singkil menandai peringatan Hari Mangrove Sedunia dengan menanam 3.000 bibit mangrove di pesisir Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa, 28 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga ekosistem pesisir yang menghadapi tekanan abrasi, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan.

Penanaman mangrove melibatkan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, DPRK Aceh Singkil, perangkat daerah, pemerintah desa, masyarakat pesisir, serta manajemen PLB Singkil. Kolaborasi tersebut menunjukkan semakin kuatnya keterlibatan sektor swasta dalam mendukung agenda pelestarian lingkungan di daerah.

Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman mengatakan mangrove memiliki peran strategis sebagai pelindung alami kawasan pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut. Karena itu, upaya pelestariannya membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

Menurut Hamzah, tantangan lingkungan yang dihadapi kawasan pesisir tidak dapat ditangani pemerintah semata. Keterlibatan masyarakat dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem mangrove di Aceh Singkil.

Program penanaman mangrove yang dijalankan PLB Singkil telah berlangsung secara berkelanjutan sejak 2018. Perusahaan menempatkan rehabilitasi mangrove sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Vice President Operation Area PT Astra Agro Lestari Tbk., Cipta Wibama, mengatakan pelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, perusahaan menanam 3.000 bibit mangrove untuk memperkuat fungsi perlindungan pantai sekaligus mendukung pemulihan kawasan pesisir.

Penanaman simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda, perwakilan perusahaan, dan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi penegasan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menjaga keberlanjutan pesisir Aceh Singkil melalui langkah nyata, bukan sekadar seremoni tahunan. (**)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: