HomeDaerah

Cegah DBD Pascabanjir, Dinkes Aceh Singkil Lakukan Fogging di Delapan Kecamatan

Cegah DBD Pascabanjir, Dinkes Aceh Singkil Lakukan Fogging di Delapan KecamatanDinkes Aceh Singkil saat melaksanakan Fogging Paska Banjir

Kasus Pembacokan di Gunung Meriah, Pelaku Diamankan Kurang dari 9 Jam
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab dan PLB Satukan Langkah Jaga Pesisir Aceh Singkil
Dituding Menghamili di Luar Nikah, Kades Situban Makmur: Ada Bukti Akad Nikah
Spread the love

Aceh Singkil, Vokalaceh.co  — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Singkil melakukan fogging atau pengasapan di sejumlah wilayah terdampak banjir sebagai langkah antisipasi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lain pascabanjir.

‎Fogging difokuskan untuk memberantas nyamuk dewasa serta menekan populasi vektor penyakit yang berkembang akibat genangan air di lingkungan permukiman warga. Kegiatan ini menyasar kawasan yang sebelumnya terendam banjir dan wilayah yang dinilai rawan kasus DBD.

Pelaksanaan fogging telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025 dan dilakukan secara bertahap di berbagai titik terdampak. Kegiatan ini turut melibatkan tim kesehatan Polres Aceh Singkil, Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Singkil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur desa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, mengatakan fogging pascabanjir tidak hanya ditujukan untuk mencegah DBD, tetapi juga penyakit lain yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, seperti malaria.

“Fogging ini bertujuan membunuh nyamuk dewasa di wilayah terdampak banjir dan meminimalisir peningkatan populasi vektor penyakit akibat genangan air. Selain itu, sebagai langkah pencegahan DBD dan penyakit lainnya,” kata Mursal, Rabu (31/12/2025).

‎Ia menambahkan, kegiatan pengasapan juga berfungsi mengendalikan serangga atau hama lain yang berpotensi membawa penyakit dan mengganggu kesehatan masyarakat pascabanjir.

Adapun wilayah sasaran fogging meliputi Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Gunung Meriah, Suro Makmur, Simpang Kanan, Kota Baharu, Danau Paris, dan Singkohor.

‎Selain fogging, Dinkes Aceh Singkil mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri guna menekan risiko penyebaran penyakit pascabanjir.

‎Pendanaan kegiatan pengasapan ini bersumber dari bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dialokasikan bagi wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025.(**)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: