Aceh Singkil, Vovalaceh.co – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil agar bersikap transparan terkait data kerusakan lahan sawah dan kebun sawit rakyat yang terdampak banjir.
LMND menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Singkil telah menyebabkan kerugian serius bagi petani dan pekebun. Namun hingga kini, data resmi mengenai luas lahan sawah rusak, kebun sawit terdampak, serta estimasi kerugian ekonomi masyarakat dinilai belum terbuka ke publik.
Ketua EK LMND Aceh Singkil, Surya Padli, mengatakan keterbukaan data penting untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan adil dan tepat sasaran.
“Di lapangan, banyak petani kehilangan mata pencaharian akibat sawah terendam dan gagal panen, sementara kebun sawit rakyat juga mengalami kerusakan. Karena itu, pemkab harus membuka data resmi agar tidak terjadi manipulasi dan tidak ada masyarakat yang dirugikan,” ujarnya, Sabtu 10/1/2026.
LMND menilai ketidakjelasan data dapat menghambat penyaluran bantuan dan program pemulihan bagi warga terdampak. Selain itu, LMND juga mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap tata kelola lingkungan dan alih fungsi lahan yang dinilai memperparah risiko banjir.
LMND menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga transparansi data dan keadilan bagi masyarakat Aceh Singkil benar-benar diwujudkan. (**)


COMMENTS