HomeKriminal

LMND Minta Pemkab Aceh Singkil Perkuat Pengawasan Remaja Cegah Ideologi Neo-Nazi

LMND Minta Pemkab Aceh Singkil Perkuat Pengawasan Remaja Cegah Ideologi Neo-Nazi

Dapat Mobil Operasional, KDMP Gosong Telaga Timur Menuju Fase Implementasi
Hari Mangrove Sedunia, Pemkab dan PLB Satukan Langkah Jaga Pesisir Aceh Singkil
PT Socfindo Kebun Lae Butar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Aceh Singkil
Spread the love

‎Aceh Singkil, Vokalaceh.co — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap remaja guna mengantisipasi masuknya paham ekstrem, termasuk ideologi Neo-Nazi, yang dinilai rawan menyebar melalui media sosial dan ruang digital.

‎Ketua EK LMND Aceh Singkil, Surya Padli, mengatakan pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat remaja menjadi kelompok rentan terpapar konten radikal, intoleran, dan bertentangan dengan nilai Pancasila, kebhinekaan, serta ajaran agama.

‎“Minimnya literasi digital dan lemahnya pengawasan dapat membuka ruang masuknya paham-paham berbahaya yang mengancam persatuan,” kata Surya Padli, Pada Rabu 21/1/2025.

‎Ia merujuk pada pengungkapan kepolisian terkait sekitar 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi ekstrem melalui grup daring TCC, termasuk paham Neo-Nazi dan white supremacy.

Menurut Surya, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil perlu mengambil langkah serius dan terukur agar generasi muda tidak menjadi sasaran ideologi ekstrem.

‎“Jangan sampai anak-anak muda kita terjerumus pada paham yang merusak nilai kemanusiaan dan persatuan bangsa,” ujarnya.

‎LMND mendorong Pemkab Aceh Singkil memperkuat kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan dalam pembinaan karakter dan ideologi remaja.

Selain itu, pemerintah diminta meningkatkan program literasi digital serta mengaktifkan pengawasan terhadap aktivitas daring yang berpotensi menyebarkan paham radikal dan intoleran.

‎LMND juga menilai pentingnya penyediaan ruang-ruang kreatif dan edukatif sebagai wadah penyaluran minat dan bakat remaja secara positif.

Surya menegaskan pencegahan penyebaran ideologi ekstrem merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“LMND siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Aceh Singkil dari pengaruh ideologi ekstrem yang bertentangan dengan nilai demokrasi dan kemanusiaan,” kata dia.(**)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0