Aceh Singkil – PT Delima Makmur (PT DM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mobiler sekolah kepada SD Negeri Sintuban Makmur dan SMP Negeri 2 Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, 13 Juli 2026
Bantuan diserahkan oleh Humas PT Delima Makmur, Husni H. Lubis, didampingi Assistant Sustainability PT Delima Makmur, Wahyu Ramadhan, serta tim perusahaan. Penyerahan turut dihadiri Kepala SD Negeri Sintuban Makmur Zainal Abidin Simatupang, S.Pd, Kepala SMP Negeri 2 Danau Paris Ucok Berutu, S.Pd., jajaran guru dari kedua sekolah, serta perwakilan perusahaan.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi 14 set meja dan kursi serta 1 unit laptop untuk SD Negeri Sintuban Makmur, serta 10 set meja dan kursi untuk SMP Negeri 2 Danau Paris.
Kepala SD Negeri Sintuban Makmur, Zainal Abidin Simatupang, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Delima Makmur terhadap dunia pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Delima Makmur atas bantuan meja, kursi, dan satu unit laptop yang sangat bermanfaat bagi sekolah kami. Bantuan ini akan menunjang proses belajar mengajar sehingga siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan efektif. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin dan PT Delima Makmur senantiasa mendukung kemajuan pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Danau Paris, Ucok Berutu, S.Pd., mengatakan perusahaan telah menunjukkan kepedulian yang konsisten terhadap sekolahnya.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian PT Delima Makmur yang terus mendukung sekolah kami. Tahun lalu perusahaan telah membantu pembangunan lantai sekolah, dan tahun ini kembali memberikan bantuan meja dan kursi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Semoga sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pendidikan di daerah kami,” katanya.
Humas PT Delima Makmur, Husni H. Lubis, mengatakan bahwa perusahaan memahami tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah di wilayah yang relatif jauh dari pusat kota.
”Kami menyadari bahwa SD Negeri Sintuban Makmur dan SMP Negeri 2 Danau Paris berada di wilayah yang cukup jauh dari perkotaan. Namun, keterbatasan lokasi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Melalui bantuan ini, kami ingin mendukung agar para siswa dapat menikmati fasilitas belajar yang lebih baik sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan meraih cita-cita sebagaimana anak-anak di daerah lainnya. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan masyarakat dan bangsa,” ujar Husni.
Assistant Sustainability PT Delima Makmur, Wahyu Ramadhan, menambahkan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
”Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah dan memberikan manfaat bagi para guru maupun siswa. Sebagai bagian dari komunitas, PT Delima Makmur berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui program-program CSR yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sebagai upaya kolektif perusahaan untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan di lingkungan sekitar, sehingga dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ujar Wahyu.
Selain program bantuan pendidikan ini, sepanjang tahun 2026 PT Delima Makmur juga telah melaksanakan berbagai kegiatan CSR lainnya bagi masyarakat, antara lain penyaluran bantuan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha, pelaksanaan Safari Ramadan, serta penyelenggaraan bazar minyak goreng murah.
Berbagai program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Melalui berbagai program CSR yang dijalankan secara berkelanjutan, PT Delima Makmur berharap dapat terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil.(**)


COMMENTS